Persiku News - Pelatih tim nasional Indonesia, Wim Rijsbergen menilai stamina yang habis di babak kedua menjadi penyebab menurunya permainan Indonesia. Akibatnya, kata Rijsbergen, gawang Ferry Rotinsulu bisa dijebol dengan mudah oleh pemain Turkmenistan.

"Normal terjadi ketika stamina menurun, konsentrasi juga berkurang itulah satu poin yang harus diperbaiki di masa depan," kata Rijsbergen usai pertandingan.

Namun Rijsbergen optimistis masalah stamina itu bisa diperbaiki untuk menghadapi babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Menurutnya, butuh waktu lama untuk meningkatkan stamina pemain tim nasional. Terlebih, pemain timnas hanya memiliki waktu berkumpul selama 14 hari untuk menghadapi Turkmenistan. "Butuh waktu," katanya singkat.

Ia juga menolak anggapan yang menyebut bahwa menurunnya permainan disebabkan karena ditarik keluarnya kapten Firman Utina dan Muhammad Ilham yang berperan banyak di babak pertama. Menurutnya, kedua pemain itu sudah kehabisan stamina sehingga kemudian diganti. "Saya tidak mau menilai pemain secara personal. Ini adalah masalah tim. mereka (Firman dan Ilham) juga sudah lelah," kata Rijsbergen.

Dengan menang di babak kedua ini, para pemain mendapat bonus tambahan Rp. 30 juta. Sebelumnya, mereka telah mendapat bonus Rp. 15 juta setelah hasil imbang 1-1 di Ashgabat, Turkmenistan. (Tempo Interaktif)

0 komentar:

Post a Comment

Petunjuk Berkomentar :
-> Pilih Name/URL
-> Isi dengan Nama anda
-> Kosongkan URLnya jika tidak punya
-> Atau isi URLnya dengan alamat FaceBook anda
-> Isi komentar anda
-> Lalu tekan Postkan Komentar

 
Persiku Kudus © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top