Persiku News - Ketegangan mewarnai jalannya Kongres Luar Biasa PSSI yang digelar di The Sunan Hotel, Sabtu, 9 Juli 2011. Puluhan anggota dari Kelompok 78 sempat terlibat aksi dorong dengan pihak kepolisian yang berjaga di jalan depan hotel.

Ketegangan terjadi saat anggota K-78 dihadang oleh kepolisian yang memasang barikade di jalan menuju The Sunan Hotel. Setelah terlibat aksi dorong, pihak kepolisian akhirnya mengizinkan anggota K-78 yang memiliki kartu peserta resmi (ID) untuk masuk ke lokasi kongres.

Namun belum seluruhnya mendapat izin, barikade kembali diperketat. Akibatnya, sebagian anggota K-78 masih tertahan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju lokasi KLB PSSI. Sedangkan pemilik suara yang sudah melewati barikade polisi masih berkumpul di depan pintu masuk The Sunan Hotel.

"Kami tidak tahu kenapa kami dilarang masuk, padahal kami adalah peserta. Harusnya pihak keamanan menanyakan ID dulu, dan itu juga harusnya jangan di ring-ring yang jauh," kata Yunus Nusi, salah seorang anggota K-78 dari Persisam Samarinda.

Sementara penjagaan menjelang berlangsungnya kongres pukul 10.00 WIB terlihat cukup ketat. Puluhan polisi menjaga di depan gerbang hotel yang terletak di Jalan Ahmad Yani. Setiap peserta kongres yang ingin memasuki hotel diperiksa petugas. Jika tidak mempunyai ID resmi, petugas melarang masuk.
• VIVAnews

0 komentar:

Post a Comment

Petunjuk Berkomentar :
-> Pilih Name/URL
-> Isi dengan Nama anda
-> Kosongkan URLnya jika tidak punya
-> Atau isi URLnya dengan alamat FaceBook anda
-> Isi komentar anda
-> Lalu tekan Postkan Komentar

 
Persiku Kudus © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top